Sabtu, 20 April 2013

SUNAGAKURE ( SUNAGAKURE NO SATO )



Sunagakure (Sunagakure no Sato, berarti "Desa Pasir Tersembunyi" atau "Desa yang tersembunyi dalam pasir") adalah nama sebuah desa fiktif yang terdapat dalam manga
dan anime Naruto. Desa yang beraliansi dengan Konoha ini diberi gelar desa elemen pasir namun berada di desa angin sehingga banyak shinobi dari desa ini yang menggunakan teknik pasir dan angin. Pemimpin desa ini disebut sebagai Kazekage. Simbol dari desa mereka adalah jam waktu. Konon, Shukaku si ekor satu berasal dari desa ini.
Suatu ketika, para bangsawan Negara Angin, negara di mana desa ini berada, memutuskan untuk mengurangi anggaran militernya. Untuk menjaga agar desanya tetap kuat, Kazekage memutuskan untuk memperbaiki kualitas setiap ninja alih-alih menambah kuantitas prajuritnya. Gaara adalah salah satu produk dari keputusan tersebut.
Pengurangan anggaran ini ternyata tetap berdampak buruk bagi kekuatan militer Sunagakure. Banyak klien yang berpindah dan memilih untuk menyewa jasa ninja Konoha. Akibatnya, Kazekage berpendapat bahwa hal ini sangat mengancam eksistensi Suna. Ia pun beraliansi dengan Otogakure untuk menghancurkan Konoha sehingga klien dapat kembali memilih Suna. Namun penyerangan tersebut gagal akibat pengkhianatan Otogakure. Lebih jauh, Kazekage juga tewas. Hal ini menyebabkan Sunagakure balik beraliansi dengan Konoha. Dalam misi penyelamatan Sasuke, Sunagakure mengirim Gaara, Temari, dan Kankuro untuk membantu Konoha. Gaara kemudian menjadi Kazekage ke lima, menggantikan Kazekage sebelumnya yang tak lain adalah ayah dari Kankurou, Temari, dan Gaara.
Desa ini dominan terisi dengan pasir dan itu sangat menguntungkan Gaara, Kazekage sekaligus Jinchuuriki bijuu ekor satu, karena Gaara adalah seorang pengendali pasir. Desa ini tetap mendapat perhatian karena mempunyai ninja-ninja yang kuat. Akatsuki dari desa ini adalah Sasori.

Para pemimpin di desa Sunagakure disebut dengan Kazekage.

Kazekage ("Bayangan Angin") adalah ketua dari semua ninja di Sunagakure no sato dalam cerita Naruto. Kazekage juga sangat ditakuti dan dihormati oleh dunia ninja, mereka merupakan orang yang bertanggung jawab menjadikan Sunagakure sebagai sebuah perkampungan ninja yang kuat meskipun memiliki wilayah kekuasaan yang kecil. Patung peringatan kepada semua Kazekage telah dibangun dan disimpan di sebuah bilik yang merupakan tempat untuk para tetua Sunagakure berkumpul dan fungsinya hampir sama dengan Monumen Hokage yang terdapat di Konohagakure.

>> Berikut profil dari ke 5 Kazekage:

> Kazekage Pertama: Kazekage Pertama ("Shodaime Kazekage") adalah pendiri Sunagakure. Beliau menggabungkan semua ninja-ninja yang mengembara di gurun untuk berada di bawah pengaruhnya menggunakan kuasa yang hebat.

Nama: Tidak diketahui
Umur: Tidak diketahui
Gelar: Kazekage Pertama ("Shodaime Kazekage")
Status: Terbunuh

> Kazekage Kedua : Kazekage Kedua ("Nidaime Kazekage") adalah orang yang menggantikan Kazekage Pertama memerintah Sunagakure. Dia merupakan Kazekage pertama yang mengemukakan usul dan melakukan penyelidikan mengenai Jinchūriki, dengan tujuan untuk menggunakan kuasa tersebut untuk menguatkan kuasa militer di Sunagakure.

Nama: Tidak diketahui
Umur: Tidak diketahui
Gelar: Kazekage Kedua ( "Nidaime Kazekage")
Status: Terbunuh

> Kazekage Ketiga : Kazekage Ketiga ( "Sandaime Kazekage") juga bergelar "Bayang Angin ketiga" merupakan mantan Kazekage di Sunagakure. Kazekage Ketiga memiliki kemampuan yang begitu unik; dia mampu memanipulasikan chakranya dan menukarkan chakra tersebut kepada medan magnet dan ini membuat Kazekage Ketiga mampu mengendalikan Pasir Besi. Kazekage Ketiga telah menciptakan teknik ini setelah mempelajari pengendali Shukaku pada masanya, lalu meniru teknik tersebut menggunakan kemampuannya. Oleh kerana kemampuan inilah dirinya dikenali sebagai Kazekage terkuat dalam sejarah Sunagakure. Di bawah keadaan yang tidak diketahui, Kazekage Ketiga telah menghilangkan diri sebelum tercetusnya peperangan kampung tersebut.
Apabila Sakura dan Chiyo bertarung dengan Sasori, Sasori telah membongkarkan rahasia bahwa dia telah mengambil mayat Kazekage Ketiga lalu mengadaptasinya menjadi boneka manusia dan Kazekage Ketiga merupakan boneka manusia kegemarannya. Pada akhirnya, boneka manusia Kazekage Ketiga telah dimusnahkan oleh Sakura. Sakura telah berpura-pura terkena racun yang terdapat pada senjata yang dipakai oleh boneka manusia Kazekage Ketiga (padahal Sakura telah menukarkan racun tersebut dengan protein menggunakan obat penawar yang disediakan oleh dirinya sendiri), lalu menghancurkan boneka manusia tersebut dengan hanya satu pukulan kuat.

Nama: Tidak diketahui
Umur: Tidak diketahui
Gelar: Kazekage Ketiga ("Sandaime Kazekage")
Status: Terbunuh (dibunuh oleh Sasori)

> Kazekage Keempat : Kazekage Keempat ("Yondaime Kazekage") juga bergelar "Bayang Angin Keempat" merupakan bekas Kazekage di Sunagakure. Dia merupakan suami Karura, dan juga ayah bagi Temari, Kankuro dan Gaara. Nama sebenarnya tidak diketahui.
Melalui ayahnya, Shukaku Berekor Satu telah disatukan dengan Gaara dengan tujuan untuk menjadikan Gaara sebagai senjata terhebat untuk pengendalian militer di Sunagakure. Namun, saat Gaara sudah dewasa dan kemampuannya mulai terbentuk, Kazekage Keempat menganggapnya sebagai suatu eksperimen yang gagal. Kemungkinan, perangai Gaara yang tidak stabil (karena memiliki bijuu di dalam tubuhnya) bisa mengancam keselamatan penduduk di Sunagakure. Dia pernah mengerahkan anak buahnya untuk membunuh Gaara tetapi tidak berhasil.
Ketika Orochimaru mengemukakan usul untuk bergabung untuk mengalahkan Konohagakure, Kazekage Keempat telah setuju dengan ajakan tersebut. Sunagakure mengalami masalah keuangan setelah pemerintah di negara tersebut (seorang Daimyo) telah memotong pembiayaan ke kampung mereka. Kazekage Keempat beranggapan, dengan memusnahkan Konoha, maka keuangan di desa mereka akan membaik. Kazekage Keempat berencana menggunakan Gaara (bertukar menjadi Shukaku) di tengah-tengah perkampungan Konoha untuk memusnahkannya dan mendapat kelebihan ketika peperangan terjadi. Bagaimanapun, Kazekage Keempat tidak sempat melihat idenya berhasil karena dia telah dibunuh oleh Orochimaru. Orochimaru kemudian menyamar sebagai Kazekage Keempat dan ini memudahkan Orochimaru mengendalikan penduduk Sunagakure. Kemudian, posisi Kazekage Keempat digantikan oleh anaknya, Gaara.

Nama: Tidak diketahui
Umur: Tidak diketahui
Gelaran: Kazekage Keempat ( "Yondaime Kazekage")
Status: Terbunuh (Dibunuh oleh Orochimaru)

> Kazekage Kelima : Gaara adalah Kazekage Kelima ( "Godaime Kazekage"), merupakan anak bungsu Kazekage Keempat dan adik Temari dan Kankurou. Gaara pernah berperan sebagai karakter jahat sepanjang awal kemunculannya (sehingga babak ujian chunin). Dibesarkan sebagai suatu senjata khas untuk mempertahankan kampungnya, dia diberi gelar Sabaku no Gaara.
Gaara mampu mengendalikan pasir, karena ada Shukaku dalam tubuhnya. Gaara selalu membawa gentong pasir di punggungnya dan melawan musuh-musuhnya dengan pasir, jurus-jurusnya antara lain Sabaku Kyuu, Sabaku Sou Sou, Ryuu Sabaku Ryuu, Sabaku Taisou, Suna Shigure, Shukaku no Tate, dan lain-lain. Jika musuh menyerangnya, akan terbentuk semacam tameng pasir yang mengeblok serangan lawannya. Sekujur tubuh Gaara tebungkus pasir untuk berjaga-jaga terhadap serangan tiba-tiba.

Pada Naruto Shippuuden, Gaara menjadi Kazekage 5. Gaara pernah bertarung melawan Deidara untuk melindungi desanya. Dalam pertarungan tersebut, Gaara kalah dan Akatsuki berhasil mengambil Shukaku dalam tubuh Gaara. Apabila seorang Jinchuriki kehilangan Bijuu-nya, maka ia akan mati. Hal ini tejadi pada Gaara, untungnya Nenek Chiyo menggunakan Tensei no Jutsu untuk menghidupkan Gaara sehingga Gaara hidup kembali. Akan tetapi, Tensei no Jutsu ini membuat pemakai jurus ini harus menukarkan nyawanya untuk nyawa orang yang telah mati. Karena itulah pada akhir cerita Nenek Chiyo meninggal dengan harapan Gaara akan tetap melindungi Sunagakure. Meskipun Shukaku milik Gaara sudah diambil, Gaara masih dapat mengendalikan pasir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar